Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Syair " Dari Dalam Tanah"

Gambar
Dari Dalam Tanah
Semenjak ashar tersadar akan segera gelap, munculah mimpi dari dalam tanah. seperti cacing yang  berbumi tempurung, dia lihai di selokan. mengendap, mengembun, lalu menguap dari dalam tanah. cacing itupun bercerita tentang igau yang didongengkan manusia. senyumnya bahkan terlalu sempit untuk menyungging kerikil jalan. Dia malah tertawa, manusia lupa dengan kawan lamanya, tanah, untuk keluh dan lelah.
Sebenarnya penghuni tanah lebih fasih  mengeja alif-ba-ta dunia yang benar dengan hingar. Tapi raja sementara dunia lebih memilih meneriakkan hijaiyah yang salah. Berharap firdaus Mimpi kautsar Memuja royyan yang serindang hujan dan tuhan mengadilkan ruhnya pada bulan, tanah, warna dan manusia
Cacing tertawa lagi. mengerti, semenjak dunia mengulum ruhnya hanya mereka yang tidak sudi berkafan tanah. 


Angga Ryo Wiwaha, Purwokerto, 2010